KOMUNIKASI DATA BAG KE 1

ALAT DAN BAHAN YANG DIBUTUHKAN UNTUK MEMBANGUN SEBUAH JARINGAN

  1. Sejumlah Komputer Minimal 2 buah
  2. Kabel UTP (media transmisi kabel) tiap titik Komputer panjang kabel maksimal 100 meter
  3. Konektor RJ 45 yang harus di pasang di masing-masing ujung kabel
  4. hub / switch jika komputer lebih dari dua
  5. Lan Card PCI jika komputer belum memiliki NIC onboard
  6. Tang (Crimps Plugs) untuk penyambungan kabel

KOMPONEN DASAR PADA LAN

  1. Server

Server adalah sebuah komputer yang berisi program berupa sistem operasi dan aplikasi, yang menyediakan layanan terhadap komputer lain.

Server adalah komputer yang biasanya di khususkan untuk menyimpan data (database).

Pada sistem operasi berbasis network (network operating system) , server ini akan berisi daftar user yang diperbolehkan masuk ke dalam server tersebut.

Dalam model : Client – Server,  Server adalah program-program yang menunggu dan memenuhi permintaan client.  Ada beberapa server yang banyak digunakan dalam kegiatan jaringan dewasa ini :

  • Disk Server : di gunakan untuk menyediakan fasilitas pengaksesan pada harddisk. File dan program yang tersimpan dalam harddisk dapat diakses oleh setiap user seakan-akan file dan program tersebut berada pada harddisk masing-masing.
  • Terminal Server : bertindak seperti sebuah multiplexer yang memungkinkan sejumlah computer kecil mengakses ke sebuah titik LAN yang sama. Terminal server dapat digunakan untuk menyediakan akses ke computer pusat bagi sejumlah terminal dengan biaya rendah.
  1. Workstation

Adalah computer client sebagai tempat pengolahan data yang diakses dari server. Pada saat ini, workstation ini menggunakan PC sehingga ketika server tidak aktif dapat berfungsi sebagai computer stand alone.

2. NIC (Netrwork Interface Card)

Adalah kartu jaringan yang dipasang pada slot ekspansi motherboard. NIC dapat berupa card sendiri  atau yang sudah terintegrasi dengan main board (On Board). NIC ini lazim disebut dengan nama LAN Card.

JEnis LAN Card antara lain jenis PCI dan ISA. Yang banyak di temukan adalah jenis LAN CARD PCI.  Ada juga LAN CARD dengan JEnis Wirelless.

3. Kabel dan Konektor

Kabel dan konektor merupakan media penghubung antara satu computer dengan computer lainnya. Beberapa jenis kabel yang sering digunakan untuk membangun jaringan adalah : Jenis Coaxial, Jenis Twisted Pair dan Jenis Fiber Optic.

Jenis Twisted Pair sering disebut juga jenis UTP/STP memepunyai karakter sebagai berikut :

a. Koneksi menggunakan

  1. Peralatan Tambahan

TOPOLOGI JARINGAN

Jaringan Komputer di bangun oleh jaringan kabel yang menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan teknologi, fungsi kabel ini pun digantikan pula oleh gelombang radio hingga serat optik dan sinar laser.

Jaringan kabel yang menghubungkan komputer-komputer tersebut selanjutnya membentuk topologi tertentu sesuai dengan perkembangan kebutuhan jaringan itu sendiri. Topologi merupakan pola tertentu yang digunakan untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer yang

Topologi Merupakan Pola Tertentu Yang Digunakan Untuk Menghubungkan Komputer Satu Dengan Komputer Yang Lain.

Berdasarkan fungsinya terdapat dua macam topologi jaringan yaitu :

  • Topologi Fisik

Topologi fisik terdiri dasar terdiri atas Topologi Bus, Topologi Star dan Topologi Ring.

  • Topologi Logic

Topologi logic terdiri dari atas ethernet, Token Ring, Archnet dan FDDI

  1. Topologi Fisik

Topologi Fisik jaringan adalah cara yang digunakan untuk menghubungkan sejumlah workstation di dalam jaringan LAN. Meskipun banyak aneka macam topologi jaringan fisik  yang digunakan pada saat ini, pada umumnya terdapat 3 bentuk atau topologi jaringan, yakni Bus, Ring dan Star.

  1. a. Topologi Fisik Jaringan

Topologi Linear Bus/Garis Lurus terdiri atas satu jalur kabel utama yang pada masing-masing ujungnya diberikan sebuah terminator 50 ohm.

Semua nodes pada jaringan (file server, workstation dan perangkat lainnya) terkoneksi pada sebuah kabel utama ini.

Topologi ini memiliki karakteristik sebagai berikut :

  • merupakan satu kabel yang kedua ujungnya di tutup dengan terminator, dengan sepanjang kabel terdapat node-node komputer
  • Paling prevevalent karena sederhana dalam instalasi
  • Signal melewati kabel dalam dua arah dan memungkinkan terjadi collision.
  • Problem terbesar : jika salah satu segmen kabel putus, maka seluruh jaringan akan terhenti.

Keuntungan dari Topologi Linear/Garis Lurus :

  • Mudah Instalasi pada komputer atau perangkat lain ke dalam sebuah kabel utama
  • Tidak terlalu banyak menggunakan kabel di bandingkan dengan topologi star/bintang

Kekurangan dari Topologi Linear/Garis Lurus :

  • Seluruh jaringan akan mati jika ada kerusakan pada kabel utama
  • Membutuhkan terminator pada kedua sisi kabel utamanya
  • Sangat sulit mengeidentifikasi permasalahan jika jaringan sedang jatuh/mati
  • Sangat tidak disarankan di pakai pada penggunaan jaringan di gedung besar.

2. Topologi Ring

Topologi ini menggunakan kurva tertutup, artinya informasi dan data serta traffic disalurkan sedemikian rupa sehingga masing-masing node tersambung. Umumnya fasilitas ini  memanfaatkan fiber optic sebagai media transmisinya, meskipun ada juga yang menggunakan twisted pair.

Topologi ini mempunyai karakteristik sebagai berikut

  • jaringan berupa lingkaran yang berisi node-node
  • sederhana dalam layout
    • Sinyal mengalir dalam satu arah sehingga menghindarkan terjadinya collision (2 paket data tercampur)
    • Dengan demikian akan memungkinkan pergerakan data lebih cepat dan collision detection yang lebih sederhana.
    • Memiliki problem yang kurang lebih sama seperti pada tipe Bus Linear
    • Biasanya topologi ring tidak dibuat secara fisik, melainkan direalisasikan dengan sebuah konsentrator dan terlihat seperti topologi star.

3. Topologi Star

Topologi model ini didesain dengan setiap node (File Server, Workstation danperangkat lunak) terkoneksi ke jaringan melewati sebuah central Node (Hub atau Concentrator)

Data yang terkirim ke jaringan akan melewati hub sebelum melanjutkan ke tempat tujuannya. Hub akan mengatur dan mengontrol keseluruhan fungsi jaringan. Hub ini juga bertindak sebagai repeater / penguat aliran data. Konfigurasi pada jaringan model ini menggunakan kabel twisted pair dan dapat digunakan bersama kabel koaksial atau kabel fiber optic.

Topologi ini memiliki karakteristik sebagai berikut :

  • setiap node berkomunikasi langsung dengan central node (HUB/SWITCH), Traffict data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
  • Mudah dikembangkan , karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node.
  • Keunggulannya, jika satu kabel node putus yang lain tidak terganggu
  • Dapat digunakan kabel yang „lower grade“ karena hanya menghandel satu traffic node, biasanya di gunakan kabel UTP

Keuntungan Topologi Jaringan Model Star :

  • Mudah di pasang dalam hal pengkabelan
  • Tidak mengakibatkan gangguan pada jaringan ketika akan memasang  atau memindahkan perangkat  jaringan lainnya.
  • Tidak mengakibatkan gangguan pada jaringan ketika akan memasang atau memindahkan perankat jaringan lainnya.
  • Mudah untuk mendeteksi kesalahan dan memindahkan perangkat-perangkat lainnya

4. Topologi Tree

Topologi model ini in merupakan perpaduan antara topologi BUS dan STAR. Topologi ini memungkinkan untuk pengembangan jaringan yang telah ada, dan memungkinkan sebuah perusahaan menkonfigurasi jaringan sesuai dengan kebutuhannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: